Abstrak Lama tak terdengar kacamata pintar milik google ini, kali ini Google Glass kembali mencuat ke permukaan. Perangkat ini sempat menimbulkan kontroversi sampai akhirnya perangkat ini lama tidak terdengar. Belakangan ini kacamata pintar ini lahir kembali. Berbeda dari Glass sebelumya, perangkat yang dibuat kali ini mengusung Enterprise Edition yang hanya diperuntukkan untuk sektor perusahaan saja khususnya pada pekerja di industri manufaktur. Google Glass kali ini telah digunakan oleh lebih dari 50 perusahaan yang berada di berbagai sektor di kawasan amerika serikat, termasuk perusahaan besar seperti Boeing, Volkswagen, DHL, Shutter Health, dan Acgo. Para pekerja yang menggunakan perangkat Google Glass ini dapat menggunakan fitur augmented reality. Fitur ini berguna untuk menapilkan animasi berisi intruksi manual dan panduan langsung pada kaca layar yang berada tepat di depan mata kita, dengan fitur tersebut para pekerja dapat bekerja dengan lebih efisien. Ada beberapa perub...